Rekah – Berbagi Kamar (Lyrics)

Lihat Aku Menghancurkan Diri

Tubuhku adalah kuil yang menghancurkan dirinya sendiri.

Lidahku adalah ibu dari kata-kata yang mengkhianati janjinya sendiri.

Air mataku adalah danau yasng membanjiri hutannya sendiri.

Aku adalah jemari yang mencekik lehernya sendiri.

 

Aku mengundangmu masuk.

Lihat aku menghancurkan diri.

 

(English version)

See Me Destroy Myself

My body is a temple

that destroys its own identity

My tongue is the mother of words

that betrays its own promise

My teardrop is a lake

that floods its own forest

I am the finger

that strangles its own neck

I invite you to come inside

See me destroy myself

*

 

Mengeja Langit-langit

Cengkram jantungku, cekik nafasku

Aku tenggelam, gelap telanku

Tutup mataku, tutup mataku

Aku tenggelam, gelap telanku

 

Aku hilang.

 

Gemuruh menderu, buas memburu

Semua menggelap, semua menghitam

Ceracau resahku, telan sadarku

Semua gelap

Semua hitam

 

Kamar ini menghimpitku

Runtuhkan semestaku

Langit-langit mengejarku

Pergi, jangan masuk.

 

Kamar ini menghimpitku

Runtuhkan semestaku

Langit-langit mengejarku

Biarkan aku

 

Kamar ini menghimpitku

Runtuhkan semestaku

Langit-langit mengejarku

(jangan pergi)

(tolong aku)

 

(English)

Spelling the Ceiling

Clutch my heart, stifle my breath

I sink; darkness consume me

Close my eyes, close my eyes

I sink; darkness consume me

I disappear

Rumblings grumble, viciously hunting

It all darkens; It all blackens

Rambling distress, consumes my conscious

Everything is dark

Everything is black

This room suffocates me

Tears apart my universe

The ceiling pursues me

Leave, don’t enter

Let me be

(don’t leave)

(help me)

 *

 

Seribu Tahun Lagi

Sudah malam

Rengkuh aku

Aku tenggelam

Pagi tiba

Jangan lepaskan

Aku sekarat

 

Kau tahu? Ada awan gelap mengitari kepalaku—menghimpitku dengan ketakutan dan degup yang tak tahu kapan harus diam.

Kau tahu? Ada kesedihan tak berkepala yang menghantuiku—menagih pengampunan yang tak pernah bisa kuberikan.

Kau tahu? Kadang aku lelah, tiap detik adalah pertarungan buatku dan aku tak tahu sampai kapan aku bisa bertahan.

 

Terlalu sesak,

tapi

 

Aku tahu: akan selalu ada cahaya di ujung terowongan, walau kemudian gelap akan terbit lagi karena begitulah hidup.

Aku tahu: aku tak lagi sendiri, walau mungkin kegelisahan kami hanya akan menjadi kesunyian masing-masing.

 

Jadi aku memutuskan

Tenggelam bukan pilihan.

Denganmu, aku

Akan kembali berjalan

 

Sudah malam

Rengkuh aku

Aku tahu

Kita tenggelam

Pagi tiba

Jangan lepaskan

Aku tahu

Kita sekarat

 

Tangan dan wajah penuh luka

Milikku dan milikmu

Mengais serpih-serpih

Asa yang berserak

 

Kita akan hidup seribu tahun lagi

 

(English)

A Thousand More Years

Already night

Hold me

I am sinking

Morning comes

Don’t let go

I am dying

Did you know? There’s a dark cloud circling around my head—suffocating me with fear and poundings that don’t know when to be silent.

Did you know? There’s a headless sadness that haunts me—demanding forgiveness that I can never give.

Did you know? Sometimes I’m tired, every second is a fight for me and I don’t know until when I can hold out.

Too stifling,
but

I know: There will always be light at the end of the tunnel, although afterwards darkness will rise again because such is life.

I know: I’m no longer alone, although maybe our anxiety will merely be each other’s silence.

So I decide

sinking is not an option

with you, I

will walk again

Already night

Hold me

I know

We are sinking

Morning comes

Don’t let go

I know

We are dying

Hands and faces filled with scars

mine and yours

clawing out speckles

of scattered hope

We will live a thousand years more

*

 

Tentang Badai dan Pagi Setelahnya

Setelah badai berlalu dan terang mulai terbit

Masih maukah semilir ini mengajakku bermain?

Atau akankah ia berlalu untuk mengacak kota lain?

Seakan ia lupa bahwa kita pernah melesat semalam suntuk.

 

Aku tak tahu

Aku tak pernah tahu

Semua selalu berulang

Menuju bisu dan diam

 

Aku tak tahu

Aku tak pernah tahu

Semua selalu berpulang

Pada sepi, pada malam

 

Sudahlah. Biarkan aku tertidur

Lelap selalu menjadi teman baik bagi ketakutanku

Sudahlah. Tak usah berpamitan

Kamar ini tak cukup besar untuk kita berdua

 

Aku pernah bermimpi:

Akan tarian yang tak pernah mengeja jeda

Akan ombak yang tak pernah berhenti bercanda

Akan kita yang tak pernah mengenal koma,

 

Aku pernah bermimpi:

Akan tarian yang tak pernah mengeja jeda

Akan ombak yang tak pernah berhenti bercanda

Akan kita yang tak pernah mengenal koma,

ataupun titik.

 

Sudahlah. Biarkan aku tertidur

Lelap selalu menjadi teman baik bagi ketakutanku

Sudahlah. Tak usah berpamitan

Kamar ini tak cukup besar untuk kita berdua

 

(English)

About Storms and the Morning After

After the storm subsides and dawn is breaking

Will this breeze still ask me out to play?

Or will it pass me by to wreck another town?

As if it had forgotten that we once zoomed for a whole night

 

I do not know

I never know

Everything always goes around

into hush and silence

I do not know

I never know

Everything always comes home

into stillness, into night

It’s alright, let me stay asleep

Drowsiness has always been the best friend for my fears

It’s alright, no need for farewells

This room is not big enough for the two of us

I once dreamt:

of a dance that never pronounces pauses

of a wave that never stops joking around

of us who never know of a comma,

or a full stop.

It’s alright, let me stay asleep

Drowsiness has always been the best friend for my fears

It’s alright, no need for farewells

This room is not big enough for the two of us

 

*

 

Belajar Tenggelam

fajar mekar

mencium rahim ombak

 

terang tiba

mengusir bercak malam

 

kau mengajakku berenang

lantang laut ditantang

abaikan palung gelap

menganga di bawahmu

 

percayalah dan dengarkan:

dasar laut pun ‘kan kulawan!

aku hanya tak ingin

menarikmu tenggelam

 

liar riak

muntahkan ribuan debur

 

hempas kita

hantam angkuh karang

 

kita terdampar dan terengah

menunggu mentari merekah

mungkin kita ditakdirkan karam

agar belajar tenggelam

 

(English)

Learn to Sink

Day breaks

Kissing the womb of tidal waves

Light comes

Chasing away stains of the night

You invited me to swim

challenged the loudness of the sea

ignored the darkness of the trench

gaping underneath your body

Trust and listen:

I will even fight the sea floor!

I just don’t want

to pull you under

Feral wildness

Vomits thousands of debris

Buffets us

into the arrogance of the corals

We are stranded and gasping

waiting for the sun to bloom

Maybe we are fated to shipwreck

so we learn to sink

 

* * *

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s